kalkulus…..

uts adalah sebuah peristiwa yang harus dilewati mahasiswa, pada 4 april adalah uts k 2 yang akan kita lewati. kalkulus telah menyiapkan senjatanya, tp apakah kita tlah mempunyai senjata pula untuk mengalahkannya???

klu berbicara kalkulus itu gampang, soalnya gampang, tp jawabanya susah nya minta ampun. saat ini saya dan teman2 sama-sama berusaha untuk menghadapi peperangan dengan kalkulus…

kalkulus berbicara kepada kami “hai tmn2…., kita akan segera berperang dengan saya di uts”

kami pun menjawab” kalkulus…please jangan bikin strategi yang bikin kami susah untuk menaklukan mu”

kalkulus pun berkata”kami tidak akan memberikan strategi yang susah, asal kan kalian mengerti seluk-beluk strategi kami”

kami bertanya” apa itu strategi kalian??”

kakulus menjawab”kalian mampu memecahkan strategi kita jika kalian memahami konsep-konsep yang kami latih dulu”

kami menjawab”ok kalkulus, kita akan berusaha untuk memahami itu semua”

ayo teman2 kita harus semangat bwt uts ya, meskipun itu susah, tp kita harus berusaha…..

Hidup Itu Indah

NAMA : WAHYU SRIMADANI
NRP : G84100037
LASKAR : 19 (PANJI 4)
HIDUP ITU INDAH
Ada seorang wanita yang hidup sebatang kara. Pendidikan rendah, hidup dari bekerja sebagai pembantu di sebuah rumah yang kaya raya. Walapun hidupnya sederhana tetapi sesungguhnya dia bisa melewati kesehariannya dengan baik.
Pada suatu ketika, si wanita merasa jenuh dengan kehidupannya. Dia tidak mengerti, untuk apa sebenarnya hidup di dunia ini. Setiap hari bekerja sebagai pembantu demi sesuap nasi. Hanya sekadar melewati hari untuk menunggu kapan akan mati. Wanita itu merasa hampa, putus asa, dan tidak memiliki arti.”Daripada tidak tahu hidup untuk apa dan hanya menunggu mati, lebih baik aku mengakhiri saja kehidupan ini,” katanya dalam hati. Disiapkannya seutas tali dan dia berniat menggantung diri disebatang pohon.
Pohon yang dituju, saat melihat gelagat seperti itu, tiba-tiba menyela lembut. “Anak gadis yang cantik dan baik hati, tolong jangan menggantung diri di dahanku yang telah berumur ini. Sayang, bila dia patah.. Padahal setiap pagi ada banyak burung yang hinggap di situ, bernyanyi riang untuk menghibur siapapun yang berada disekitar sini. Dengan bersungut-sungut, si gadis pergi melanjutkan memilih pohon yang lain, tidak jauh dari situ. Saat bersiap-siap, kembali terdengar suara lirih si pohon, “Hai anak gadis. Kamu lihat di atas sini, ada sarang tawon yang sedang dikerjakan oleh begitu banyak lebah dengan tekun dan rajin. Jika kamu mau bunuh diri, silahkan pindah ke tempat lain. Kasihanilah lebah dan manusia yang telah bekerja keras tetapi tidak dapat menikmati hasilnya.”
Sekali lagi, tanpa menjawab sepatah kata pun, si gadis berjalan mencari pohon yang lain. Kata yang didengarpun tidak jauh berbeda, “Anak gadis, karena rindangnya daunku, banyak dimanfaatkan oleh manusia dan hewan untuk sekadar beristirahat atau berteduh di bawah dedaunanku. Tolong jangan mati di sini.”
Setelah pohon yang ketiga kalinya, si gadis termenung dan berpikir, “Bahkan sebatang pohon pun begitu menghargai kehidupan ini. Mereka menyayangi dirinya sendiri agar tidak patah, tidak terusik, dan tetap rindang untuk bisa melindungi alam dan bermanfaat bagi makhluk lain”.
Segera timbul kesadaran baru. “Aku manusia; masih muda, kuat, dan sehat. Tidak pantas aku melenyapkan kehidupanku sendiri. Mulai sekarang, aku harus punya cita-cita dan akan bekerja dengan baik untuk bisa pula bermanfaat bagi makhluk lain”. Dan dia pun kembali ke rumah majikan, tiba-tiba ia dipanggil oleh majikan. Dengan wajah yang cemas dia menghampiri majikannya, dan menanyakan “ada apa tuan”, dan apa yang terjadi?? Ternyata tuan nya ingin menguliahkan sigadis tersebut di sebuah perguruan tinggi karena tuan nya tau si gadis ini sewaktu SMA dia sangat pintar. Dan sigadis pun sujud syukur atas rahmat yang dia peroleh. Kalau kita mengisi kehidupan ini dengan menggerutu, mengeluh, dan pesimis, tentu kita menjalani hidup ini (dengan) terasa terbeban dan saat tidak mampu lagi menahan akan memungkinkan kita mengambil jalan pintas yaitu bunuh diri. Sebaliknya, kalau kita mampu menyadari sebenarnya kehidupan ini begitu indah dan menggairahkan, tentu kita akan menghargai kehidupan ini. Kita akan mengisi kehidupan kita, setiap hari penuh dengan optimisme, penuh harapan dan cita-cita yang diperjuangkan, serta mampu bergaul dengan manusia-manusia lainnya, sehingga hidup kita tidak sendiri karena bagaimanapun kita adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu dan lainnya.

Takkan Salah

NAMA :WAHYU SRIMADANI
NRP :G84100037
LASKAR: 19
TAK KAN SALAH
Matahari pagi ini menyinari bumi dengan penuh senyuman, burung-burung terbang dengan sorak sorai seolah-olah mereka bernyanyi untukku. Tapi aku malah menyia-nyiakan pagi ini karena aku bangun telat. Dengan tergesa-gesa aku mandi dan berpakaian untuk ke sekolah, dan berangkat kesekolah tanpa sarapan yang membuat mama harus memberikan aku sarapan kuping pagi ini,he…
Setelah tiba di sekolah aku mendapat informasi bahwa undangan buat pmdk ipb sudah ada di kantor wakakesiswaan. Aku merasa sangat senang mendengar berita itu karena salah satu keinginanku adalah ingin menimba ilmu di negeri orang. Sekarang telah menunjukan pukul 13.30, aku pun bersiap-siap untuk pulang kerumah, karena nanti pukul 15.00 aku ada belajar tambahan buat UN.
Matahari yang tadinya tersenyum semakin lama menjadi menghilang, dan digantikan oleh sahabatnya yang juga ramah yaitu bulan dan teman-temannya yang bertebaran dilangit, biasanya anak-anak menyebutnya bintang kecil dilangit yang biru,(eh kok biru sih sih?? Kan dah malam.) “waduh kok jadi debat sih di ceritaku,””terserah aja dah, yang penting bintang,he…”
Malam ini keluargaku telah ngumpul di ruangan keluarga, dan melihat semuanya telah berkumpul, akupun menyampaikan berita disekolah tadi kepada mama dan papa. Alhamdulillah keinginanku itu dikabulkan oleh kedua orang tuaku.
Pagi ini aku pergi sekolah dengan wajah berseri-seri, dan setelah tiba di sekolah aku segera keruangan wakakesiswaan untuk mencalonkan diri untuk mengisi undangan IPB. Setelah itu aku diperintahkan oleh ibu guru untuk menyiapkan surat-surat untuk memenuhi persyaratan USMI IPB. Dan 3 hari aku lalui untuk menyiapkan semua itu.Dan dengan membaca basmalah dan berdo’a aku memberikan berkas-berkasku yang akan dikirim siang ini.
Waktu terus berjalan dan sekarang kita telah berada di bulan februari, februari adalah bulan yang ku tunggu-tunggu karena USMI IPB akan d umumkan. Sabtu sore, tepat tanggal berapa aku lupa, aku pergi bersama temanku nefri ke warnet, dengan tangan yang gemetar, tubuh yang mendingin aku membuka website IPB dan aku membaca “pengumuman USMI IPB” yang membuat aku makin gemetar. Lalu, aku masukkan nama dan asal sekolahku, ternyata yang keluar “selamat anda diterima”, aku pun merasa ngga percaya dengan semua ini tapi alhamdulillah banget aku dapat diterima di IPB karena impianku menimba ilmu di negri orang telah terwujud.
Aku pun berfikir ke beberapa bulan yang lalu ketika kedua orang tuaku tidak mengizinkan aku untuk ikut test UGM dikarenakan letak UGM yang agak jauh dan tempat testnya pun diluar kota. Akupun sempat kesal bercampur sedih kepada beliau, tapi aku langsung berpikir lagi mungkin itu yang terbaik bagiku. Dan beberapa minggu setelah itu pendaftaran SIMAK-UI telah dibuka, akupun bicara kepada mama bahwa aku ingin ikut test SIMAK-UI tapi mama tidak mengizinkan aku, karna mama berfikir kehidupan di ibukota sangat kejam dan uang untuk masuknya aja butuh dana yang besar. Aku pun menangis dan kesal. Mungkin buat saat itu aku bisa dibilang anak yang paling durhaka karena mendongkol kepada mama. Melhat aku seperti itu, mama tidak hanya diam, mama mengajakku duduk bareng dan mama memberiku nasehat dan alasan-alasan kenapa beliau tidak mengizinkanku dan mama juga bilang bahwa mama yakin kalau aku akan lulus di IPB, karena orang tuaku hanya mengizinkanku kuliah di daerah jawa hanya di IPB.
Tiba-tiba sebuah tangan memukul pundakku dan membangunkanku dari lamunan, dan aku pun bicara pada temanku bahwa keyakinan seorang ibu takkan pernah salah dan apa yang disarankan oleh orang tua kita itu adalah yang terbaik buat kita. Semenjak itu aku berjanji aku akan berusaha keras untuk membahagiakan beliau.Dan tidak menyia-yiakan kepercayaan yang beliau berikan.
Hari,jam,menit,dan detik ini aku telah berada di IPB, aku sangat bersyukur kepada Allah SWT telah memberikan semua ini dan tidak lupanya kepada Ama dan Apa(pnggilan mama n papa d rmh) yang telah mengarahkanku hingga seperti ini. Dan tidak lupa pula kepada Kak Ega yang dulu memberikan aku pengertian saat aku kesal dengan keputusan mama dan papa. Terima kasih banyak kepada semua guru-guruku di SMANSA SOLSEL. Dan terima kasih juga buat GAPATU, teman-temanku yang slalu memberikanku dukungan dan semangat. Aku berharap semoga GAPATU beberapa tahun kedepan, kita semua dapat meraih keberhasilan AMIN…:)
“KEYAKINAN ORANG TUA TAK KAN PERNAH SALAH, SO JANGAN PERNAH KITA BERJALAN KELUAR DARI REL YANG TELAH DIBERIKAN OLEH KEDUA ORANG TUA KITA”

gambar organisasi ipb

lagi pelatihan web

ruanganya dingin euy… cpek abis uts… soal na ngjak berantem…

Category: latihan  Leave a Comment
  • kalender 2012

    Mei 2017
    M S S R K J S
    « Mar    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • ipb

    IPB Badge
  • departemen

    IPB Badge
  • himpro

    IPB Badge